Meugang di Blangpidie: Menyambut Lebaran dengan Daging Segar dan Kebersamaan
Tradisi Meugang di Blangpidie, Aceh Barat Daya, menjadi momen penting menyambut Lebaran dengan daging segar dan kebersamaan keluarga. Simak bagaimana tradisi ini tetap hidup hingga 2026.

Ringkasan Cepat
- Meugang adalah tradisi membeli dan memasak daging sapi atau kerbau menjelang Lebaran di Aceh.
- Blangpidie menjadi pusat keramaian Meugang dengan pasar daging yang ramai sejak pagi.
- Harga daging sapi di Blangpidie pada 2025 berkisar Rp 120.000–Rp 150.000 per kilogram.
- Tarian Ranub Lampuan kerap dipentaskan di acara Meugang sebagai simbol penghormatan.
- Pemerintah setempat terus mendukung tradisi Meugang sebagai bagian dari pelestarian budaya.
Meugang: Tradisi Menyambut Lebaran di Blangpidie
Meugang, tradisi turun-temurun masyarakat Aceh, menjadi momen istimewa bagi warga Blangpidie. Menjelang Lebaran, keluarga berkumpul untuk memasak dan menyantap daging sapi atau kerbau. Tradisi ini diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan tetap lestari hingga 2026. Di Blangpidie, pasar daging menjadi pusat keramaian saat Meugang. Pedagang menjajakan daging segar sejak pagi, sementara warga antusias memilih potongan terbaik untuk dibawa pulang.
Pasar Meugang Blangpidie: Suasana Ramai dan Penuh Kebersamaan
Pasar Meugang di Blangpidie selalu ramai, terutama dua hari sebelum Lebaran. Pada 2025, harga daging sapi berkisar Rp 120.000–Rp 150.000 per kilogram, tergantung kualitas dan ukuran. Banyak warga memilih membeli daging dalam jumlah besar untuk dimasak bersama keluarga. Suasana pasar dipenuhi tawa dan percakapan hangat antarwarga, mencerminkan semangat kebersamaan yang kental. Pemerintah setempat juga hadir untuk memastikan ketersediaan daging dan menjaga harga tetap stabil.
Ranub Lampuan: Tarian Penghormatan yang Menyemarakkan Meugang
Tak hanya daging segar, Meugang di Blangpidie juga disemarakkan dengan Tarian Ranub Lampuan. Tarian ini, yang melambangkan penghormatan dan keramahan, kerap dipentaskan di acara-acara Meugang. Para penari mengenakan pakaian tradisional Aceh dan menari dengan gerakan anggun, sambil membawa daun sirih sebagai simbol persembahan. Tarian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Blangpidie selama periode Meugang.
Sering Ditanyakan
Apa itu Meugang?
Meugang adalah tradisi masyarakat Aceh membeli dan memasak daging sapi atau kerbau menjelang Lebaran sebagai bentuk syukur.
Kapan Meugang di Blangpidie biasanya digelar?
Meugang di Blangpidie biasanya digelar dua hari sebelum Lebaran, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.
Berapa harga daging sapi saat Meugang di Blangpidie?
Pada 2025, harga daging sapi di Blangpidie berkisar Rp 120.000–Rp 150.000 per kilogram, tergantung kualitas dan ukuran.
Apa makna Tarian Ranub Lampuan dalam tradisi Meugang?
Tarian Ranub Lampuan melambangkan penghormatan dan keramahan, serta menjadi bagian penting dalam acara Meugang di Blangpidie.